CUR.X-ZOL

CUR.X-ZOL

Curcuma xanthorrhiza atau temulawak termasuk dalam keluarga Zingiberaceae dan merupakan tanaman asli Indonesia. Temulawak telah dikenal sebagai bahan utama dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad dan salah satu herbal yang paling banyak digunakan dalam pengobatan tardisional Indonesia "Jamu". Temulawak dianggap sebagai lambang Nasional dan dijuluki sebagai "Gingseng Indonesia".

Penelitian farmakologi telah banyak dilakukan sejak 50 tahun terakhir, di mana para pendiri Phytochemindo memulai penelitian pada tahun 1977 dengan Curcuma xanthorrhiza (Temulawak) dan Curcuma domestica (kunyit). Phytochemindo telah berhasil mengisolasi dan memisahkan dua komponen aktif utama yaitu Curcuminoid dan Xanthorrhizol temulawak.

Curcuminoid adalah bubuk dengan warna kuning pekat yang mengandung Curcumin dan Desmethoxycurcumin. Penggunaan zat aktif ini untuk penggunaan :
  • Gangguan hati
  • Choleretic
  • Menurunkan kolesterol dan trigliserida
  • Pegurangan lipid
  • Detoksifikasi

Oleoresin temulawak mengandung Xanthorrhizol sebagai konstituen aktif utama :

  • Anti inflamasi
  • Anti bakteri
  • Anti jamur
  • Antioksidan
  • Anti tumor
CUR X-ZOLĀ® mengandung zat aktif berikut :
  • Curcumin
  • Xanthorrhizol
  • Beta CurcumeneĀ 
  • Farmasi -- Memiliki zat anti inflamasi, Curcuma xanthorrhiza direkomendasikan untuk pengobatan keluhan abdominal dan gangguan hati.
  • Suplemen makanan -- Ekstrak Curcuma xanthorrhiza diklaim memiliki banyak khasiat, dapat digunakan dalam detoksifikasi, formula pelangsing dan suplement sebagai perangsang napsu makan anak.
  • Bahan aktif untuk perawatan gigi -- Aktivitas anti bakteri Xanthorrhizol dalam melawan bakteri oral patogen, dan rasa segar Xanthorrhizol seperti kamper, sangat cocok untuk pasta gigi, permen karet, obat kumur dan penyegar napas.
  • Kosmetik -- Studi baru telah menunjukkan aktivitas anti jamur xanthorrhizol dapat melawan ketombe dan masalah kulit membuatnya menjadi bahan yang baik untuk shampoo dan tonik rambut.